METODOLOGI ANALISIS
Proses analisis selalu dimulai dari top-down approach — mulai dari macro picture, turun ke sector, lalu ke individual instrument. Bukan sekadar lihat candle, tapi memahami konteks di balik price movement.
Dari sisi technical, fokus utama ada di market structure, liquidity zones, dan order flow. Bukan indikator lagging — tapi membaca footprint institusi lewat price action murni.
Fundamental tidak dikerjakan secara mendetail, tapi digunakan sebagai bias filter — event kalender ekonomi, sentiment pasar, dan macro catalyst yang bisa menggerakkan market.
ANALYSIS WORKFLOW
Weekly Review: baca macro landscape, identifikasi pair/saham yang punya setup potensial
HTF Analysis (W/D1/H4): tentukan bias — bullish atau bearish. Tandai area POI utama
LTF Monitoring (H1/M15/M5): tunggu price action konfirmasi di area POI sebelum entry
Post-trade review: dokumentasi analisis vs hasil aktual. Perbaiki model secara iteratif